Voice Season 2 Eps 12 (Tamat)
Sinopsis: kelanjutan drama korea Voice, tentang seorang penerima telpon 112 yang dapat mendengar suara yang sangat kecil dan membantu memecahkan kasus pembunuhan berantai.
Ceritaku: Bang Jae Soo menyerahkan diri! Sedangkan det. Do menemukan kepala Na dibungkus dengan plastik tapi masih hidup. Ketua Kang segera menghampiri Bang Jae Soo. Ketua Kang waspada dengannya, aneh psikopat itu menyerahkan diri begitu saja. Jari agen Jin pun segera diantarkan ke rumah sakit, kata agen Jin yang menyelidiki Bang Jae Soo ada hal yang mengganjal. Dia seorang anak dari ibu yang diperkosa secara massal saat keagamaan. pelaku pemerkosa pun bebas dan ibunya mulai membenci polisi dan mengajari anaknya hal yang bertentangan soal benci dan cinta(ealah ini toh asalnya si bang bang tuh kok ngincer polisi. Tapi masih belum menjawab sih, kenapa harus golden team? Emang ga ada tim lain lagi yang lebih hebat dari golden team?). Ketua Kang tidak paham kenapa Bang mengincar det. Do yang tidak ada hubungannya(oh iya bener juga sih, eh ga sih kan statusnya polisi juga plis deh). Ketua Kang dan Det. Do pun menginterogasinya. Dia bilang hanya membunuh karena balas dendam. Ketua Kang bertanya peralatan2 ia beli dimana tapi ia tak menjawab(ya sponsornya lah yang kakek2 itu sih keknya). Tampaknya, para komplotan Bang datang ke kantor polisi. Lalu seorang Jaksa mengambil alih kasus ini dan det. Do dilarang menginterogasi karena statusnya yang masih tersangka pembunuhan det. Na(gitu kan selalu aja ada yg bantuin si musuh). Menurut agen Jin, Bang telah mengakses file cetak biru kantor polisi poongsan. Selain itu Bang juga ahli bela diri(kok berasa ga ada kelemahan sih ini orang haduuuw). Bang ke toilet dan tangan sebelahnya diikat borgol dengan toilet. Lalu ia mengambil gunting dan ketua Kang mendengarnya. Mereka curiga Bang akan membunuh polisi. Ternyata salah satu polisinya psikopat! Ia membunuh rekannya sendiri yang guntingnya berasal dari Bang tadi. (Dasar mata2 selama ini!). Lalu Bang yang telah dibebaskan olehnya pun membunuh polisi itu(Bang penghianat, psikopat tingkat tinggi!). Semua rekan polisi pun dibunuhnya(aaaa sebel, tapi kok kek drama2 horor jadinya). Ketua Kang terlambat memberitahu dan bergegas ke sana. Bang kabur dengan berganti pakaian. Det. Do sempat menembak mengenai bahunya. Ini sudah direncanakan Bang agar dunia tahu bahwa polisi tidak becus mengurus 1 penjahat saja. (Gila berani bener, tapi emang ada kisah nyatanya sih, maksudnya yg nyerang kantor polisi di indo ya kan). Agen Park mendapatkan informasi2 mengenai antek2 Bang. Lalu ia menyebutkan nama Kwak dan det. Do mulai mengerti. Kwak Dok Ki-teman yang membantunya selama ini(penghianat asem, ini drama isinya penghianat semua sih). Det. Do memastikan dengan menelpon Kwak dan Kwak berbohong. Det. Do pun menangis(ahjussi baperan eaaa ternyata, tukang marah2 gt bisa nangis, eh😆). Kwak yang membantu Bang kabur. Akhirnya mereka menemukan rumah persembunyian dan mereka menemukan mayat ibunya Bang. Mereka masih mencari Bang yang sembunyi. Det. Do bertemu Kwak dan memukulnya. Det. Do pun berteriak dan mengancam Bang untuk membunuh ibunya(udah jadi mayat juga). Det. Do pun membakarnya dan Bang yang melihatnya dari kejauhan terkejut. Bang pun marah dan dendam pada det. Do. Flashback, ternyata si ibu Bang dulu sakit tapi ia tak mau diperiksa hingga akhir hayatnya. Bang pun berjanji tidak akan meninggalkan ibunya. Lalu ada penelpon tentang bom dan satunya terkunci di hotel. Lalu ada orang yang perawakannya mirip Bang. Kali ini ketua Kang ikut dengan tim det. Do untuk menangkap Bang Jae Soo. Ternyata pengebom itu bukan Bang. Mereka tertipu. Terlalu aneh jika hanya begini saja. Lalu det. Do menanyakan cctv itu apakah pemilik hotel? Ternyata bukan! Itu milik Bang Jae Soo! Det. Do akhirnya menemukan bom yang asli, dan sulit untuk menghentikannya. Bom terakhir dalam gedung, Bang yang mengendalikannya. Ia berada di seberang gedung. Det. Do mengejar Bang ke gedung seberang, sedang ketua Kang masih disana mengevakuasi orang2. Det. Do dan Bang bertemu dan bertarung. Bang melukai luka di pelipis det. Do lagi, ia berharap det. Do mengingatnya(ingat apa sih plis penasaran). Orang yang dievakuasi kurang 1 orang. Ketua Kang mendengarnya ada yang minta tolong. Dia masuk dan akan menolongnya. Tapi, anak itu sudah keluar dan ketua Kang masih di dalam. Det. Do diancam Bang jika det. Do tidak ingat masa lalunya, maka ketua Kang akan mati. Ia melihat alat pengontrol itu(kayanya ga ada baterenya gitu). Ia marah dan menanyakan maksud Bang. Ketua Kang mencoba menelusuri suara anak kecil dan itu hanya suara rekaman! Dia ditipu! (Manfaatin kemampuan ketua Kang nih huhu). Lalu ada suara seperti jam. Itu suara bom! Bom pun meledak(tidaaaaaaak peran utama mati? Kek drama jepang aja ah). Setelah mendengar ledakan, det. Do mengingat masa kecilnya. Miho, dia memiliki telinga yang bagus, mirip dengan ketua Kang. Bang Jae Soo bilang, "untuk membangkitkan ingatan seseorang, orang itu harus kehilangan orang yang berharga baginya". Lalu di luar sana, ada si kakek2 yang berbicara dengan orang lain bahwa Kosuke akan kembali padanya. (Wah siapa lagi nih??)
#VoiceSeason2 #dramakorea
Cast: Lee Ha Na, Lee Jin Wook, Kwon Yool











Comments
Post a Comment