100 Days My Prince Eps 7
Sinopsis: tentang seorang pangeran yang menghilang selama 100 hari dan seorang detektif swasta pertama di joseon.
Ceritaku: Kakak Hong Shim mendapat petunjuk bahwa orang yang baru2 ini mempunyai luka adalah menantu Yeon. Dia datang ke rumahnya dan melihat ayah angkat Hong Shim(Yeon) sedang terduduk melihat rumahnya yang hancur. Lalu teman Won Deuk datang memberi info bahwa Hong Shim diculik. Saat itu si kakak masih belum mengerti karena Yoon menggunakan nama lain. Tapi ia melihat pohon ceri di rumahnya dan baru tersadar. Won Deuk yang tidak punya senjata, dengan instingnya dia memanfaatkan batang pohon di sebelahnya sebagai tongkat(rasanya keren banget pertarungan yang cuma pake tongkat😄). Karena traumanya, dia ingat sekilas ada yang menodongkan pedang padanya, membuatnya tidak fokus dan dia terkena tebasan pedang musuh. Tapi akhirnya, bisa menguasai diri dan preman itu kabur. Karena berbahaya, Won Deuk mengejar mereka dan Hong Shim disuruh segera turun gunung dan bersembunyi di pasar. Jung dan pelayan itu diadili, pelayan itu tampak ketakutan. Hakim menyinggung soal jimat tapi si pelayan tidak mengakuinya. Menteri perang yang berpihak pada ratu datang untuk menyelamatkan mereka. Untuk si pelayan harus mendapat izin dari ratu, sedangkan untuk Jung malah difitnah karena ia ingin menggoda wanita. Jung tidak terima dan memohon pada wakil PM untuk memberikan kesempatan, dia akan menemukan jimatnya(yaelah malah berpihak ke musuh kezel). Hong Shim selamat ditemukan warga dan ayahnya. Kakaknya bersembunyi dan ikut kesal adiknya kenapa2. Sedangkan Jung disuruh mencari jimat itu. Jung menemukannya dengan cara menyebar gula putih yang membentuk jejak kaki. Tapi wakil PM masih tidak percaya, karena ketemu justru mencurigakan. Akhirnya dia menyebutkan putra mahkota. Sedangkan Hong Shim menunggu Won Deuk pulang. Hong Shim merawatnya dan tidur bersama(ehem). Sedangkan Jung memberitahu soal surat rahasia, tapi wakil PM masih tidak percaya jika tidak ditunjukkan padanya. Tuan Park mendapat surat ancaman, tapi ia tak peduli dan memanfaatkan hal ini dan ia harus menangkap Won Deuk. Won Deuk dikejar2 oleh patroli. Di istana, para pelajar minta ratu dan anaknya diturunkan. Won Deuk tertangkap dan Hong Shim minta pengampunan. Won Deuk dites memanah karena surat ancaman itu. Sedangkan pangeran SeoWon memberitahu kondisi sebenarnya bahwa wakil PM adalah dalangnya. Tapi raja tak percaya dan pangeran Seowon terus membujuknya, apakah raja mau kehilangan anak dan istri lagi seperti ibu putra mahkota dan si putra mahkotanya? Won Deuk yang sedang terluka tak bisa memegang panah dengan benar, tapi tuan Park terus mengacam Hong Shim. Won Deuk marah dan melepaskan panahnya ke pedang tuan Park. Ingatannya muncul tapi ia tak yakin. Dia hampir saja diseret, tapi untungnya datang bala bantuan dari kerajaan dan mengungkap bahwa hakim telah korupsi dan ditangkap. Tapi tuan Park berhasil kabur(apalagi si Park ini di drama joson yg lain keknya modelnya sama deh, berhasil lolos, tar jadi mata2 lagi aigoo). Putri berbicara dengan ratu dan nampak menyombongkan diri. Saat dia mau kembali, dia mual2. Putri mengaku jika dia hamil. Dia juga bilang bahwa jimat yang diletakkan Ratu di rumahnya tidak mempan. (Loh, loh ada apa sih sebenarnya? Jimat apa sih itu?). Raja berdebat dengan wakil PM, wakil PM pun memberitahu soal kehamilan putri yang mengandung anak putra mahkota(boong banget, ih paling sebel ya kaya gini😤nanti kalo udah inget pasti balik ke putri gara2 punya anak kan ngeselin. Kok jadi kek drama lmih sih bawa2 anak😥). Won Deuk baru tahu dari teman Hong Shim bahwa ia anak adopsi. Makanya warga banyak yang tidak tahu kalau hong Shim punya kakak. Sedangkan Hong Shim bertanya pada ayahnya siapa Won Deuk sebenarnya. Won Deuk membeli sepatu di pasar dan kakak pemanah melihatnya. Won Deuk diikuti dan dipanah. Won Deuk bertemu dengan Hong Shim ingin memberinya sepatu. Saat panah itu dilepaskan, bersambung(anjir penasaran😂).
#100daysmyprince #dramakorea
Cast: Do Kyung Soo, Nam Ji Hyun, Kim Sun Ho











Comments
Post a Comment