Life on Mars Eps 13
Sinopsis tentang detektif dari tahun 2018 yang mengalami kecelakaan dan tiba2 saja berada di tahun 1988.
Ceritaku Han Tae Joo yang melompat, dalam kondisi sebenarnya seperti mengalami kejang, dan sudah terlalu banyak obat2an, hal ini tidak baik bagi tubuh Tae Joo. Dokter menyarankan untuk segera operasi. Lalu terdengarlah suara Seo Hyun, pacarnya masih hidup! Wow. Kakak Min Seok meninggal. Lalu siapakah yang membantu Min Seok di masa depan jika bukan kakaknya? Penasaran! Lalu kepala polisi mendapat penghargaan karena telah menangkap penjahatnya dan tim pun dibubarkan. Lalu di jalan, tib a2 saja ada telepon umum yang berdering dan ternyata itu pria misterius! Tapi masih saja belum dapat jawabannya, dia hanya mengingatkan sebentar lagi mereka akan bertemu. Siapakah gerangan?
Keesokan paginya, kapten mendapat masalah serius. Dia tidak ingat apa yang terjadi karena dia mabuk, dan paginya ia berada di rumah kepala Kim,dimana kepala Kim meninggal berlumuran darah di kamar mandi. Aw, lagi2 dijebak, kesel deh masalah kaya gini. Tiba2 datanglah seorang direktur yang mengambil tanggung jawab kasus ini, diakah pria seoul itu? Mimin kira dari yang sudah kenal sebelumnya, ternyata fresh nih. Lalu dari pemeriksaan hasil TKP menyatakan sidik jari dan golongan darah sama dengan senjata pembunuh dan yang ada di baju kapten. Belum lagi saksi bahwa kapten teriak2 di malam hari membuat kekacauan. Saat kapten dibawa ke rumah tahanan, ia mengatakan hal aneh"pria seoul, aku tak membunuhnya. Lakukan semaumu apa yg kau bisa", menurut mimin sih pria seoul ini di pihak yg baik deh. Bisa iya bisa engga, penasaran. Lalu, ternyata si kapten malah melarikan diri. Para timnya pun segera mencarinya. Mereka mencari kemana2 tak ketemu. Ternyata dia di rumah inspektur Han Tae Joo. Gokil. Tae Joo yang masih tidak percaya ingin menelpon polisi, tapi dicegahnya. Lalu Tae Joo bertanya alasan apa dia harus mempercayai kapten? Jawabannya simpel banget, "karena aku mempercayaimu" suka sama kalimat ini, di drama jepang dulu2 juga sering muncul dan bikin bersemangat. Kapten ingat ada orang lain selain kepala Kim dan dia. Tapi karena mabuk, dia tak tahu siapa orangnya. Lalu ia butuh memeriksa jenasah kepala Kim. Di malam hari, mereka pun mengendap-endap untuk memeriksanya. Nah sesuai dugaan mimin, kenapa di kamar mandi beruap, hal itu untuk menyamarkan waktunya. Jadi, waktu kematian bukan pukul 4 pagi. Artinya dia sudah tewas sebelum kapten sampai di sana. Kapten tidak ingin membebani tim yang lain, kasus ini akan diselidiki sendiri dengan bantuan detektif Shin, mantan rekan kerja kapten. Ahjussi oh ahjussi bikin ketawa aja😂saat di rumah si kapten manja2 pada Tae Joo kocak deh. Lalu ditemukan seorang perampok yang merampok rumah kepala Kim, tapi dia tidak membunuhnya. Masih ada orang lain, tapi terlalu gelap ia tak bisa melihatnya. Lalu detektif Shin gemetaran saat menanyai penjahat kecil itu. Ternyata dia mengidap kanker perut dan tidak ingin kapten mengetahuinya. Persahabatan ahjussi ini so sweet banget sih. Ah tapi, si penjahat kecil mengaku, orang yang dia lihat memakai sepatu boot militer seperti yang dipakai detektif Shin. Inspektur Han Tae Joo memberitahu hal ini pada Kapten, tapi Kapten tidak mempercayainya. (Ya iyalah sahabatnya sendiri dicurigai siapa yang ga tersinggung coba). Mencoba untuk memastikan, mereka pergi ke rumah detektif Shin. Tapi sesampainya disana, mereka mendengar suara tembakan. Detektif Shin bunuh diri dalam mobilnya. Kasian ahjussi nangis huhu😢. Lalu di ending episode, si dokter berbicara lagi dengan Han Tae Joo. Mereka telah menemukan penyebab koma dan akan di operasi oleh dokter bedah Ahn. Wow, bukannya dia direktur Ahn yang mengambil kasus Kapten? Lalu di cuplikan, ada kata ilusi? Apa ini? Ah makin penasaran..
#LifeonMars #dramakorea
Cast: Jung Kyung Ho, Park Sung Woong, Ko Ah Sung
Comments
Post a Comment