Life Eps 1
Sinopsis: tentang pertentangan bisnis rumah sakit antara dokter dan businessman. Direktur rumah sakit yang meninggal dan terlibat sebuah kasus yang masih misteri dan seorang dokter yang ingin mengungkap misteri itu.
Ceritaku: Terlihat sebuah ambulan yang buru2 ke rumah sakit, dan seorang dokter yang sedang menunggunya. Ambulan itu datang tapi melambat, ternyata pasien sudah tidak tertolong akibat kecelakaan. Ternyata, pasien itu adalah direktur rumah sakit. Semasa hidupnya, Direktur itu mengajukan permintaan donor dan hanya ingin temannya yang melakukannya. Entah mengapa, suasananya sangat menyedihkan sekali, seperti seorang pahlawan yang meninggal dunia. Si dokter merasa sedih sekali saat menceritakan keadaan direktur yang patah tulang, sehingga saat ia mengangkatnya seperti kertas yang terlipat(ngeri ah bayanginnya). Seorang lelaki dan si dokter ini membicarakan tentang keanehan lokasi kecelakaan Direktur yang berada di rumah Wakil Direktur. Lalu ada pasien anak kecil yang ditusuk 5kali(jahat banget). Dokter pun segera menanganinya. Tapi nyawanya tak tertolong. Ternyata si ayah yang menusuk anaknya, dan ia juga menusuk dirinya sendiri, ini adalah kasus pembunuhan bunuh diri. Ayahnya masih selamat. Flashback dengan ingatan si dokter, direktur memanggilnya "Jin Woo ya". Ah, jangan2 dr. Ye ini anaknya direktur lagi(ini persepsi mimin ya😆). Teman dr. Ye berkata, ada yang mendengar bahwa Direktur dan wakilnya bertengkar pada malamnya. Mereka dikenal tidak akur, jadi kemungkinan tersangka adalah wakil direktur. Namun, ia berpikir hal seperti ini hanya ada di film, tidak mungkin kan hanya dengan bertengkar seperti itu bisa membunuh?(mungkin aja sih, kalo psiko mah ngapain aja bisa atuh). Dokter ahli bedah tidak mau menangani pasien bunuh diri, sedangkan dr.Joo dia sibuk mengurusi donor mata direktur. Sehingga, dr. Ye lah yang mengambil pasien ini. Malam itu 2 pasien meninggal dunia, membuat dr. Ye merasa sangat lelah. Baginya, kehidupan itu sangatlah singkat. Dr. Ye pergi ke kantor polisi menemui detektif untuk menanyai waktu kematian dan alasannya. Lalu ia ditanyai terakhir bertemu adalah siang kemarin. Tapi ia mendapat telpon dari seseorang yang menyebutkan bahwa ada sejumlah uang yang sangat besar di transfer ke rekening pribadinya direktur. Dr. Ye marah dan mencoba mencari tahu pada direktur. (Agak ga jelas, dia cuma ngingat2 sendiri apa diceritakan ke polisinya apa engga😅). Kembali flashback, direktur sangat tidak menyetujui karena rumah sakitnya telah diambil alih perusahaan swasta dan membuat pengobatan semakin mahal. Kembali ke masa kini, rumah sakit sepertinya sedang menghadapi masalah. Sebagian besar staff rumah sakit diminta untuk bekerjasama dengan rumah sakit pedalaman karena kekurangan staff. Wakil direktur tak dapat menolaknya, staff lain mengeluh dan membandingkan saat ada direktur disini pasti ia bersikap tegas dan menolaknya(seperti flashback tadi). Dr. Ye memberitahu hal ini pada perawat, dan perawat pun menolaknya. Daripada seperti ini lebih baik berhenti dan mencari di tempat lain. Lalu Dr. Ye menerima pasien baru lagi, di tengah2 dia menangani pasiennya, tiba2 ada seorang lelaki yang sama saat di kantor polisi juga tiba2 saja muncul dan mengacaukan pikirannya(ah, ini halusinasi sepertinya). Ternyata lelaki halusinasinya adalah adiknya yang lumpuh. (Mimin baru sadar doi si biang kerok di drakor wise prison😂). Si adiknya ini juga merasa bersalah karena memberitahu tentang penggelapan dana itu. Ia ingin menyelidiki lagi tapi dilarang oleh dr. Ye karena si direktur sudah mengakuinya. Saat di pemakaman, dr. Ye bertemu wakil direktur dan mengancam akan melapor polisi karena dia berbohong saat paginya mampir ke suatu tempat padahal tidak. Tapi wakil direktur mengancam balik, jika dilaporkan, maka reputasi direktur yang terhormat akan tercoreng karena tindakannya yang terlibat penggelapan tadi(yang mimin tangkap sih gitu). Kemudian, ada rapat besar yang membahas tentang ketidak setujuan pemindahan ke RS pedalaman. Lalu datanglah seorang lelaki yang membuat hening keadaan dan ia berkata pada sumpah dokter harusnya akan membantu tanpa mempedulikan status sosial dll, artinya harusnya mau dipindahkan. Yah, drama ini lebih ke arah persaingan bisnis dari pada medisnya😁
#Life #dramakorea
Cast: Lee Dong Wook, Cho Seung Woo, Won Jin A








Comments
Post a Comment