Funouhan
Sinopsis: tentang seorang pembunuh bayaran yang hanya menggunakan kekuatan pikiran dan seorang polisi yang tidak terpengaruh oleh hipnotisnya berusaha menghentikannya.
Ceritaku: kelanjutan dari drama spnya, dari rumor2 yang di dengar, jika ingin orang lain mati dan pergi ke telepon umum, orang itu akan dibunuh, dengan syarat orang yang menginginkan orang itu mati harus memiliki hasrat membunuh yang sangat besar. Cerita ini mirip2 seperti cerita hell girl, hanya saja ini versi cowoknya. Seorang polisi wanita bernama Tada Tomoko dan polisi baru bernama Momose sedang melakukan penyelidikan. Mereka menangkap pelaku pembunuhan dan sempat kabur, tapi tertangkap juga oleh mereka. Lalu ada seorang gengster yang didatangi seorang pria misterius. Pria itu menyiramnya dengan air madu. Gengster itu marah, lalu si pria menatapnya dan matanya berubah merah. Dengan sekejap, si gengster panik, dan si pria mengeluarkan kumpulan lebah dalam toples. Dia mati tersengat oleh lebah itu. Pihak kepolisian pun menanganinya. Namun, dari hasil cctv, tak ada lebah yang menyengatnya. Ia hanya disiram air, lalu mati kesakitan. Polisi mencurigai itu adalah air beracun. Wah, wah, pembunuhan misterius, apakah ini halusinasi saja dari si korban atau memang tidak kelihatan lebah2 itu? Ternyata, air tidak beracun, dan minuman kafe pun bersih. Tidak ada serangan jantung pula. Polisi Tada mengingat kasus serupa yang terjadi 3 bulan lalu mengenai seorang wanita yang bilang ditusuk, padahal tidak ada bekas luka. Dia mati karena sirkulasi darah. Dan pelakunya orang yang sama. Siapakah pria itu? Dan bagaimana cara ia membunuh orang? Motifnya apa? Masih banyak pertanyaan yang belum terjawab. Kasus ini disebut dengan funouhan-kasus yang mustahil. Kasus yang tidak ada bukti dan saksi yang nyata, tidak mungkin membunuh orang hanya dengan menyiram air saja. Lalu ada seorang petugas pengantar makanan-Takeru datang. Sepertinya ia cukup dekat dengan polisi Tada. Lalu ada sepasang suami istri sedang bermesraan tapi ada seorang kakek aneh yang menatap mereka. Keesokan paginya, Torimori-san(si kakek) berada di depan rumahnya sedang membereskan sampah. Kakek itu aneh, sepertinya sedang mengawasi rumah keluarga itu. Saat Ken(pria keluarga itu) bekerja, ternyata Torimori-san masuk ke dalam rumah itu dan memperkosa Momoka(istri Ken). Ken pun marah, tapi Torimori-san bilang jika dilaporkan polisi, ia akan mengatakan segalanya tentang istrinya. Entah apa rahasia si Momoka itu, Momoka pun minta Ken untuk tidak melaporkan nya. Ken yang masih marah pun, karena tidak bisa melakukan apa-apa, dia pergi ke telepon umum untuk meminta si pria membunuh Torimori-san. Lalu Momose yang mencari tahu soal kasus ini menemukan "buku kematian" di sebuah universitas, kasus yang mirip yang terjadi di jaman Edo. Mereka menyimpulkan pembunuhan ini dilakukan dengan semacam hipnotis/ pengontrol pikiran. Lalu pria misterius itu membunuh Torimori-san dengan hipnotis minum air yg penuh rokok. Di saat-saat terakhirnya, ia mengatakan keluarga itu melanggar peraturan. Peraturan apa sebenarnya? Rahasia apa yang mereka miliki? Ah ternyata, kakek itu tidak bersalah! Dia menghentikan Momoka memakai obat-obatan terlarang! Momoka yang telah berbohong. Jadi Ken salah membunuh orang. Hanya karena lebih percaya istrinya, dia rela membunuh orang demi dendam dan hasrat membunuhnya. Lalu si Ken pun membunuh lelaki yang bersama istrinya itu karena cemburu dan juga marah. Sadis euy🙈. Tidak hanya dia, tapi teman2 perempuannya juga dibunuh semua. Lalu Momoka yang tak tahan melihat suaminya membunuh, ia pun berusaha membunuh Ken dengan menusuk pisau. Ken yang tertusuk, akhirnya membunuh Momoka juga. Ken yang kehabisan darah pun meninggal. Lalu polisi pun datang, dan ada saksi yang melihat pria berbaju hitam ke rumah itu. Lagi2, polisi dibuat bingung oleh keberadaan pria misterius itu. Lalu pria itu muncul di TKP, dan polisi menanyainya. Namanya Usobuki Tadashi. Tapi namanya tak terdaftar. Ia mengelak, bahwa ia tak membunuhnya. Lalu ditatapnya si polisi dan terhipnotis lah dia. Polisi itu melihat orang lain entah siapa. Lalu Usobuki bilang ada serangga di tangannya dan dijilatnya🙈. Lalu polisi itu membiarkan Usobuki untuk pergi. Setelah Usobuki pergi, polisi Yame-san baru menyadari tangannya seperti terluka karena serangga. Tangannya tidak ada bekas racun, dan polisi Tada yang berada disampingnya pun tak melihat ada serangga. Benar2 mustahil untuk dibawa ke jalur hukum. Lalu anak yang dilihat polisi Yame-san tadi ternyata anak Katsumura(rekan kerja) yang dituduh pelecehan seksual tapi ia tak melakukannya. Lalu ia pun bunuh diri dalam penjara. Malamnya Usobuki mendatangi polisi Yame dan membunuhnya. Ia bilang, ia bisa melihat rasa takut manusia yang di tanamkan dipikirannya. Usobuki membunuhnya melalui pergelangan tangannya yang lukanya semakin besar dan ada wajah si anak itu, sehingga Yame-san memotongnya dan meninggal. Polisi Tada pun meyakini kasus ini bukan kasus bunuh diri, tapi pembunuhan si pria misterius itu. Ternyata yang menjadi klien pria itu adalah Katsumura. Dia membalas dendam karena anaknya. Dan hal itu dikatakan di depan rekan2nya karena pengaruh hipnotis Usobuki lagi. Ia pun kabur dan jatuh dari tangga(ga berani ss ga kuku🙈nonton sendiri aja ya minna😂). Kasus berikutnya, seorang pelacur bernama Kimura Yu yang menjadi klien si Usobuki. Ia memiliki dendam terhadap kakaknya yang hidup terpisah, di saat Yu harus banting tulang karena ayahnya pengangguran dengan menjual tubuhnya, si kakaknya- Yumehara Risa hidup menjadi seorang yang populer dan hidup nyaman. Usobuki pun membunuh Risa dengan tangan yang berlumuran oli, saat mengemudi dia panik dan saat menginjak rem pun tidak bisa dan terjadilah kecelakaan. Beralih ke polisi Tada sedang bercakap-cakap dengan Takeru. Sepertinya Takeru sangat mengagumi Tada-san (cenderung suka mungkin ya, ciee). Lalu mereka mendengar berita di tv tentang kasus ledakan. Malamnya, polisi Tada ditusuk oleh Usobuki dan menggunakan pengaruh hipnotisnya, tapi tak mempan. Tada-san menyadari pisau ini hanya mainan. Usobuki pun telah menyadari dari awal, karena saat menghipnotis polisi Yame ia tak terpengaruh sama sekali(dan film ini mengingatkan admin pada film monster! Kalo ga salah judulnya ya hihi, sama2 tidak terpengaruh, mungkin sedikit tapi si peran utama terus melawannya). Keesokan harinya, polisi Tada menangani kasus Risa. Risa selamat, hanya luka memar saja. Seperti biasanya, polisi tidak mendapatkan petunjuk. Lalu Tada-san menceritakan kejadian semalam pada juniornya, yang bisa membunuhnya hanyalah dia. Dia tak bisa ditangkap, untuk menghentikannya cara satu2nya ialah membunuhnya. Lalu, Usobuki masuk ke kamar Risa saat tak ada siapapun, dan membuat pikirannya ada racun di makanannya, ia pun memuntahkannya dan teriak minta tolong. Polisi Tada pun mengejarnya dan berbicara padanya. Lalu si Risa, melihat kekasihnya yg seorang dokter seperti mesra dengan perawatnya, lalu saat keluar dari kamar, ia melihat kekasihnya itu berciuman dengan perawat itu, padahal mereka hanya berdiri bersebelahan saja. Itu karena halusinasi yang disebabkan Usobuki tadi. Risa yang cemburu, ia menusukkan gunting yang ada didekatnya ke leher belakang si dokter. Risa pun ditangkap dan ditenangkan. Lalu, Momose sedang makan mie di sebuah kedai. Lalu ada sepasang suami istri, yang suaminya kasar terhadap istrinya, yang terus-terusan dipukuli. Momose pun menghampiri mereka dan mencoba menangkap si suami, lalu tiba-tiba blam! Bom meledak! (Buaper hueeeeeeeðŸ˜ðŸ˜Mackenyu admin kena bom, ga rela kalo matiðŸ˜ðŸ˜). Lalu kembali ke Yu, ia menemukan bingkisan di depan rumahnya berisi kartu undangan pernikahan kakaknya dan juga sebuah surat bahwa sebenarnya ia menjauhi dirinya hanya karena malu dan tak tahu harus bilang apa karena bertahun-tahun tidak ketemu. Akhirnya, ia menyesal dan bunuh diri di rumahnya. Keesokan harinya, Momose di rawat di rumah sakit, ia mengalami koma. Lalu, Risa yang ditahan karena membunuh, ia diberi tahu soal kematian adiknya dan surat wasiat yang ditinggalkannya yang berisi permintaan maaf karena ia yang menjadi klien si Usobuki untuk membunuh kakaknya. Risa pun marah dan ingin balas dendam terhadap Usobuki. Ia pun menyayat leher salah satu polisi dan mengancam polisi Tada setelah ia mendengar secara tak sengaja bahwa Tada-san bisa membunuh Usobuki. Mereka pun sampai di tempat Usobuki. Usobuki pun menantang Tada-san untuk membunuh dirinya dengan memberikan berbagai macam senjata. Polisi Tada menolaknya, lalu Risa berlari untuk membunuhnya, tapi dengan kekuatan Usobuki, membuat Risa menyayat lehernya sendiri. Risa berkata," pria ini akan terus membunuh dan yang paling terburuk". Lalu polisi lainnya pun datang dan menangkap Usobuki. Usobuki tidak menggunakan kekuatannya tetapi ia tersenyum licik. Tapi karena kesaksian polisi Tada, ia pun dibebaskan. Tada-san tak bisa memberitahu tentang pengontrol pikiran karena itu dianggap mustahil tanpa bukti nyata. Keesokannya, Tada-san menjenguk Momose. Lalu datanglah Takeru untuk mengajaknya makan. Ternyata diberi obat tidur, dan dia pelaku pengebomanya! Ia menaruh bom lagi di kamar Momose(hueeeeeee jahat banget dikau bangðŸ˜ðŸ˜ðŸ¤§). Lalu Tada-san terbangun dan diberikan 2 pilihan oleh Takeru. Mana yang ingin diselamatkan? Bom yang ada pada Momose atau bom yang ada di sebuah TK. Ia mengakui perbuatannya sebagai pelaku bom akhir2 ini. Takeru ini psikopat, ia ingin melihat wajah putus asa Tada-san. Ia berpikir jika membuat partnernya sekarat ia akan melihat wajah sedihnya. Lalu, Usobuki pun datang. Takeru mengenal Usobuki karena dia adalah klien dari korban pertama si gengster. Takeru meminjam sejumlah uang dari si gengster untuk membeli bahan bom, tapi karena ia tak sanggup mengembalikannya, ia meminta Usobuki untuk membunuhnya. Ternyata Usobuki datang kesana karena permintaan dari senior Takeru untuk membunuhnya(momennya pas banget). Tada-san pun segera menusuk Usobuki, lalu memborgol Takeru dan menghancurkan hp untuk tombol bom. Tapi, bom akan tetap meledak tanpa harus menekan tombol dan waktu yang tersisa hanyalah 10 menit untuk menyelamatkan mereka semua. Takeru pun berusaha membebaskan diri dari borgolnya dan Usobuki pun masih hidup. Usobuki mengejar Takeru dan membunuhnya dengan halusinasi bom yang meledak di dekatnya. Bom yang ada di rumah sakit pun telah berhasil di amankan, dan Momose telah sadar kembali. Di akhir film, Usobuki dan Tada-san bertemu lagi di jalan. Usobuki hanya mendapat luka ringan saja, sehingga ia masih hidup. Lalu Tada-san entah kapan saat perasaan murni membunuhnya ada dia akan membunuh Usobuki. Dia bilang akan membunuh dalam harapan bukan kegelapan. Tamat. Ah pengen ada lanjutannya deh😂.
#Funouhan #filmjepang
Cast: Tori Matsuzaka, Erika Sawajiri, Mackenyu Arata, Shotaro Mamiya











Comments
Post a Comment